Tips Agar Produktif Menulis : Jangan Beralasan !

Tips Agar Produktif Menulis : Jangan Beralasan !

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

Ada sangat banyak alasan orang untuk tidak menulis apapun, padahal sering menyatakan bahwa dirinya ingin bisa dan lancar menulis. Di antara alasan yang paling klasik dan paling banyak adalah : (1) tidak ada mood (2) tidak punya ide menulis (3) kebanyakan ide sehingga menjadi bingung mana yang akan ditulis (4) tidak memiliki waktu untuk menulis (5) bingung akan memulai menulis dari mana.

Biasanya orang menggunakan “mood” sebagai alasan untuk membenarkan dirinya tidak menulis apapun --- padahal sudah menetapkan slot waktu tertentu setiap harinya untuk menulis. Ketika slot waktu yang sudah disediakan itu tiba, ternyata ia tidak menulis apapun. Mood memang kambing hitam yang paling jinak untuk disalahkan. Namun alasan seperti harus dilawan, jangan dibenarkan. Jangan membenarkan diri untuk menerima atau menggunakan alasan itu. Jangan beralasan. Ingat, anda menulis bukan karena mood.

Lalu menulis karena apa, jika bukan karena mood? Anda menulis karena memiliki tujuan tertentu, seperti ingin memberi inspirasi kepada banyak kalangan. Menulis karena ingin memotivasi. Menulis karena ingin mengedukasi. Menulis karena ingin berbagi kebaikan. Menulis karena ingin berbagi hikmah dan tausiyah. Menulis karena ingin curhat. Menulis karena ingin menyampaikan pendapat, atau tujuan apapun. Maka menulislah ketika sudah tiba waktu yang anda tetapkan untuk menulis. Jangan beralasan.

Ada lagi yang beralasan dirinya tidak memiliki ide. Padahal ide itu bertebaran di sekitar kita. Segala sesuatu bisa menjadi ide untuk ditulis. Mendengar cerita teman, melihat sebuah peristiwa, obrolan dengan anak, kejadian sehari-hari di rumah atau di tempat kerja, pengalaman berkesan, berbagi resep masakan, berbagi tips hemat, pengalaman pribadi saat belanja, dan apapun. Semua bisa menjadi ide untuk ditulis. Maka menulislah ketika sudah tiba waktu yang anda tetapkan untuk menulis. Jangan beralasan.

Ada pula yang beralasan, terlalu banyak ide sehingga tidak bisa memilih mana yang harus ditulis. Jika anda terlalu banyak ide, milikilah file yang berisi kumpulan ide, untuk anda simpan dalam satu folder di laptop anda. Semua ide anda tulis pokok-pokoknya atau point pentingnya terlebih dahulu, kemudian anda simpan di sebuah folder. Ini penting agar ide anda tersebut tidak hilang begitu saja. Nah, ketika anda memasuki waktu untuk menulis, bukalah file kumpulan ide tersebut, pilih salah satu yang paling mudah untuk anda tuliskan. Maka menulislah ketika sudah tiba waktu yang anda tetapkan untuk menulis. Jangan beralasan.

Ada yang beralasan, tidak memiliki waktu untuk menulis. Jika anda ingin bisa dan mahir menyetir mobil, anda harus meluangkan waktu untuk belajar atau kursus. Jika anda tidak meluangkan waktu, selamanya anda tidak bisa menyetir mobil. Demikian pula saat anda ingin bisa dan mahir menulis, anda harus meluangkan waktu untuk belajar dan berlatih menulis, setiap hari. Walau hanya limabelas menit waktu yang anda alokasikan ----dari duapuluh empat jam waktu anda sehari semalam--- namun anda harus mengalokasikan untuk belajar menulis. Jika tidak mau meluangkan, selamanya anda tidak bisa lancar dan mahir menulis. Maka menulislah ketika sudah tiba waktu yang anda tetapkan untuk menulis. Jangan beralasan.

Ada yang memiliki alasan, bingung mau memulai menulis dari mana. Ini sungguh alasan yang lucu. Karena menulis itu bisa dimulai dari manapun, bisa diawali oleh kalimat atau kata apapun. Bisa diawali oleh huruf manapun. Jadi tidak perlu bingung, tulis saja. Jika masih bingun, buatlah outline atau kerangka tulisan. Setelah memiliki outline, anda boleh menulis dari bagian manapun. Urut dari awal boleh, dari tengah boleh, dari paling akhir juga boleh. Maka menulislah ketika sudah tiba waktu yang anda tetapkan untuk menulis. Jangan beralasan.

Intinya, jangan menerima alasan apapun untuk tidak menulis. Tolak semua alasan untuk tidak menulis ---terutama pada waktu yang sudah anda tetapkan untuk menulis.

 

Solo Balapan, 19 Januari 2019